Pengakuan eks Anggota Gafatar (3)

Bingung Pulang Usai Tidak Punya Rumah dan Keluarga

Para eks anggota Gafatar saat sarapan di Balai Latihan Kerja (BLK) Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Senin (25/1/2016). (Foto: Andi Hartik/pasuruantimes)
Para eks anggota Gafatar saat sarapan di Balai Latihan Kerja (BLK) Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Senin (25/1/2016). (Foto: Andi Hartik/pasuruantimes)

PASURUANTIMES – Sebagian eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) sudah kembali ke daerahnya masing - masing. Sayang, problem baru datang kepada mereka. Sebagian dari mereka sudah tidak punya rumah dan tidak tahu hendak pulang kemana.

Baca Berita Sebelumnya: (Keseharian Bertani, Makan Nasi Sehari Sekali)

Problem itu terjadi karena sesaat sebelum mereka berangkat ke Pulau Kalimantan untuk bergabung dengan anggota Gafatar lainnya, mereka sudah menjual habis hartanya. Termasuk rumah dan aset-aset lainnya.

"Pengen nya disampaikan ke Pak Bupati," kata Edi Winarto, salah satu eks anggota Gafatar asal Kabupaten Pasuruan saat ditemui di Balai Latihan Kerja (BLK) Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Senin (25/1/2016)

Edi berangkat ke Moton Panjang, Desa Antiban, Kecamatan Mempawa Timur, Kabupaten Pempawa, Kalimatan Barat pada Oktober tahun lalu.

Edi berangkat satu keluarga bersama istri dan satu anaknya. Dalam keberangkatannya itu, Edi meninggalkan rumah kontrakan yang ada di Purwosari, Kabupaten Pasuruan dan aktivitas menjual makanan.

Saat ini, dirinya mengaku sudah tidak memiliki keluarga lagi. Apalagi, Edi di Kabupaten Pasuruan juga berstatus merantau. Edi mengaku asli warga Blitar.

"Ada cuma keluarga sudah jauh di Blitar," ungkapnya.

Edi dan eks anggota Gafatar yang lain di pulangkan dari camp Gafatar di yang ada di Moton Panjang, Desa Antiban, Kecamatan Mempawa Timur, Kabupaten Pempawa, Kalimatan Barat. Pemulangan itu dilakukan usai camp milik mereka dibakar. (*)

Pewarta : Andi Hartik
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Ahmad Sukmana
Sumber : Pasuruan TIMES
  • BlitarTIMES Wakili Blitar dalam Acara Horti Asia di Thailand

    BlitarTIMES, media online mainstream nomor 1 di Blitar akan berpartisipasi dalam acara Horti Asia di Bangkok Thailand pada 15-18 Maret 2017.

  • Banjir Dimana- mana, PMII Pasuruan Galang Dana

    Bencana banjir acapkali terjadi di daerah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Seperti yang terjadi belum lama ini di berbagai titik, membuat beberapa mahasiswa Pasuruan yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi

  • Mensos Kutuk Aksi Biadab Predator Anak di Sorong

    "Sangat pantas pelakunya dihukum mati. Ini bagian dari penjeraan kepada para predator seksual anak dan peringatan bagi siapapun yang melakukan pola dan tindakan sadis dan keji semacam itu," ungkap Khofifah, Jum'at (13/1).

  • Kiper Arema FC, Achmad Kurniawan Tutup Usia

    Publik sepak bola tengah berduka dengan kabar meninggalnya kiper gaek Arema FC, Ahmad Kurniawan. Kakak kandung dari Kurnia Meiga Hermansyah itu diketahui telah tiada pada Selasa (10/1/2017) sore.

  • Dipenghujung 2016, Mensos Luncurkan e-Warong KUBE PKH di Kota Bekasi

    Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus berupaya untuk memaksimalkan kehadiran elektronik warung gotong royong KUBE PKH atau biasa dikenal e-warong KUBE PKH. Di penghujung tahun 2016, Kota Bekasi terpilih menjadi kota terakhir peluncuran E-Warong KUBE

  • Museum Seni Islam Hadir di Lamongan

    Ingin tahu tentang sejarah dan peninggalan seni Islami dari berbagai penjuru dunia ? Di Lamongan telah hadir Museum Seni Islam Indonesia yang terletak di Wisata Bahari Lamongan.

  • Peringati Hari Ibu, Mahasiswa Pasuruan Bagi- bagi Bunga

    Tepat tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu Nasional, sejumlah Mahasiswa Universitas Merdeka Pasuruan menggelar bagi-bagi bunga di sekitaran Tugu Adipura Kota Pasuruan, Kamis (22/12/2016).

  • Jelang Natal, 560 Personil Polres Pasuruan Kota Disiagakan

    Menjelang Natal 2016, Polres Pasuruan Kota terjunkan 560 personil untuk amankan kegiatan Natal tanggal 25 Desember mendatang. Personel ini dibentuk dari gabungan Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Diskes hingga pemadam kebakaran.

  • Ribuan Miras Dimusnahkan Polres Pasuruan Kota

    Ribuan botol minuman keras (miras) hasil sitaan selama Desember 2016 dimusnahkan Polres Pasuruan Kota. Pemusnahan berlangsung di halaman Gedung Abdul Rahman, Polres Pasuruan Kota, Kamis (22/12). Selain miras, puluhan gram sabu dan knalpot brong ikut dimus

  • Angin Kencang Robohkan Pohon, Pengendara Motor Jadi korban

    Seorang pengendara motor tertimpa pohon tumbang di Jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan mengalami patah tulang pada bagian kaki.

  • Setelah Disoal Kwitansi Tak Berstempel, Kepala SDN Ngembe 1 Akhirnya Angkat Bicara

    Setelah diberitakan protes wali siswa soal kwitansi yang tak disertai setempel oleh pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ngembe 1, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, akhirnya Kepala SDN Ngembe 1 dan Komite Sekolah angkat bicara, Senin (19/12).

  • PMII Unmer Pasuruan Reboisasi Kawasan Rentan Longsor

    Musim penghujan acapkali menyebabkan longsor di daerah Kecamatan Tosari dan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Mengantisipasi longsor kembali, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Merdeka (U

Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top