Perpu Kebiri Langkah Mundur yang Diambil Pemerintah

Titim Fatmawati, Aktivis Sapuan.(Foto Istimewa)
Titim Fatmawati, Aktivis Sapuan.(Foto Istimewa)

PASURUANTIMES, BLITAR – Aktivis Sahabat Perempuan Dan Anak (Sapuan) menilai terbitnya Perpu Kebiri yang dikeluarkan Presiden Jokowi tidak akan membuat jera pelaku kejahatan seksual.

Salah satu Aktivis Sapuan, Titim Fatmawati mengatakan, Dalam perpu tersebut tidak satu pun pasal atau ayat yang menyinggung tentang pemulihan korban kejahatan seksual. Dan langkah ini merupakan langkah mundur dan emosional yang diambil oleh Negara.

“Menimpakan solusi hanya ke aspek pelaku tanpa melihat aspek lain kejahatan bukan solusi yang baik. Banyak aspek lain, bahwa kejahatan seksual bukan semata mata masalah libido seksual, dan kebiri bukanlah solusi,” kata Titim, Sabtu  (28/5/2016).

Lanjut Titim, penyebab kejahatan seksual itu bisa jadi karena pola-pola pemikiran patriarki bahwa terdapat relasi timpang atau tidak setara antara laki laki dan perempuan.

“Superioritas laki laki yang notebene sebagai pelaku cukup dominan dan bisa berakibat pelaku sodomi bisa jadi korban sodomi, pelaku perkosaan bisa jadi korban bullying,” imbuhnya.

Titim menambahkan, solusi untuk menekan angka kejahatan seksual ini adalah Pemerintah harus segera mensahkan RUU Kesetaraan Gender dan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sebagai dasar dari berbagai aturan daerah yang terkait dengan pemenuhan hak asasi dan perlindungan terhadap perempuan.

“Ini alasannya kenapa seberapa pun hukuman  maksimal diterapkan tidak  akan membawa efek jera. Para korban sering menghadapi hambatan terutama di tahap penyidikan dan penuntutan. Bahkan hanya sedikit kasus-kasus mereka yang berhasil masuk ke ruang persidangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Titim menyampaikan,  RUU Kesetaraan Gender dan RUU Kekerasan Seksual semakin dibutuhkan karena aparat penegak hukum gagal melakukan penyidikan dan penuntutan secara memadai terhadap pelaku kejahatan seksual. (*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor :
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top