Agrofest Kalipucang Ajang Kenalkan Wisata Alam dan Budaya Masyarakat Pegunungan Bromo

Cafe susu sapi perah menjadi salah satu daya tarik wisata Desa Kalipucang. (Foto: Arishandi)
Cafe susu sapi perah menjadi salah satu daya tarik wisata Desa Kalipucang. (Foto: Arishandi)

PASURUANTIMES – Pesona wisata alam di Desa Kalipucang Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan layak untuk dijadikan referensi dalam menikmati keindahan alam. Potensi alam dan budaya masyarakat lereng pegunungan Bromo ini menawarkan pengalaman dan sensasi yang luar biasa. 


Melalui Agrofest, Festival Budaya dan Wisata yang digelar pada 23-25 Maret, masyarakat berobsesi mengenalkan potensi budaya dan alamnya kepada masyarakat luas. Selain obyek wisata, potensi produk unggulan masyarakat juga menjadi pelengkapnya.

Ketua Komunitas Averroes, Sutomo mengatakan, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengembangkan desa wisata Kalipucang ke dunia luar. Dengan memperkenalkan dan mempromosikan secara luas akan menjadikan Kalipucang sebagai desa wisata yang patut diperhitungkan. 


"Desa Wisata Kalipucang ini layak dikunjungi dan dijadikan sebagai jujukan wisata keluarga di akhir pekan. Banyak potensi wisata dan budaya yang ada di desa ini," kata Sutomo.


Pada kegiatan Agrofest tersebut, selain mengenalkan potensi wisata, masyarakat menampilkan kekayaan budaya yang hingga kini masih dipertahankan. Di antaranya, kesenian pencak silat, ojung, tari remo, dan rampok kentongan serta incip kopi tumang dan wisata ke cafe susu Kalipucang.

"Wisata berbasis masyarakat desa harus menjadi nafas pembangunan sektor pariwisata guna menjamin kebermanfaatan bagi masyarakat. Desa wisata ini akan memberikan manfaat yang luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Sutomo.

 

Pewarta : Arisandi
Editor : A Yahya
Publisher : Aditya Fachril Bayu Anandhika
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top