Potret-Potret Lady Diana Pakai Jeans, Warganet: Selalu Keren, Tak Tergantikan

Putri Diana saat tampil dengan jeans dan kemeja putih. (foto via Instagram Lamis Corner)
Putri Diana saat tampil dengan jeans dan kemeja putih. (foto via Instagram Lamis Corner)

PASURUANTIMES, MALANG – Kenangan akan mendiang Putri Diana tampaknya tidak akan pernah pudar. Hingga hari ini, masyarakat dunia masih membicarakan sosok putri Kerajaan Inggris yang berpulang 31 Agustus 1997 silam itu. Gaya busana Diana tak luput dari perhatian. 

Princess of Wales itu pernah sesekali melepas gaun dan tiara. Diana tampil layaknya orang biasa, yakni mengenakan setelan jeans dipadu dengan kemeja atau kaus. Gaya Diana itu diunggah kembali oleh akun Instagram @lamiscorner.

Jeans memang akrab dengan putri kelahiran 1 Juli 1961 itu. Dalam kesempatan formal, Diana ternyata juga pernah memadukan jeans dengan blazer dan sneaker. Setidaknya ada lebih dari tiga gaya busana dengan jeans yang diunggah Lamis Corner.

"Yailah fashion stylish Princess Diana memang top banget dah," komentar @omah jilbab.

"Mak mak terstylish pada zamannya. Mungkin kalau masih hidup juga sampai sekarang pasti masih keren ya," tulis @yasintha_.

"Mungkin cuma Lady Diana perempuan terkeren di dunia. Enggak akan tergantikan. Idola semua orang," tulis @tataa_lubis.

"Emang princess berkelas simpel tapi elegan," tulis @ayiiesekar.

Diana lahir dari sebuah keluarga bangsawan di Inggris bernama Spencer. Sejak pertunangannya dengan Pangeran Charles hingga hari kematiannya dalam kecelakaan mobil pada tahun 1997, Diana begitu terkenal di dunia.

Dia dipandang sebagai lambang fesyen yang memiliki kecantikan feminin ideal. Ia juga memiliki keterlibatan dalam isu-isu kemanusiaan dan kampanye internasional menentang penggunaan ranjau darat. (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
  • Inilah 9 Fakta Pembunuhan Sadis Jumat Keramat di Bangoan

    Pembunuhan tragis di Desa Bangoan yang dilakukan Matal (48) terhadap tetangganya Barno (65) dan Musini (60) masih menyisakan misteri. Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami motif pembunuhan Jumat (16/11) sore itu.

  • Motif Pembunuhan Sadis Bangoan, Kapolres : Masih Kita Dalami

    Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan penyidikan mendalam atas tragedi pembunuhan yang terjadi di desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Korban pembunuhan diketahui pasangan suami istri

  • Keluarga Korban Shock, Banjir Tangis di Dapur Pasca Aksi Keji Guru

    Keluarga besar Barno (65) dan Musini (60) tampak shock dan berkumpul di dapur rumahnya yang sederhana. Barno dan Musini tiap hari tinggal bersama dengan anak nomer lima bernama Supiah (40) dan cucu lain bernama Asrul (30), Rojikin (19), Sucipto (7). "Sed

  • Dramatis, Penangkapan Pembunuh Pasutri di Bangoan

    Penangkapan terhadap Matal (52 tahun), pelaku pembunuhan terhadap Sumini (70 tahun) dan Barno (70 tahun) berlangsung dramatis, Jum’at (16/11). Pihak Kepolisian bahkan mengerahkan puluhan personelnya untuk menangkap Matal yang masih memegang senjata tajam

  • Ini Kesaksian Warga yang Melempari Pembunuh Pasutri

    Tragis nian nasib pasutri di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, ini. Tak ada angin tak ada hujan, keduanya meregang nyawa dibunuh oleh tetangganya sendiri. Barno (Lk, 70 tahun) dan Sumini alias Cempling (Pr, 70 tahun) dibunuh oleh Matal, tetangganya sen

  • Mengembalikan Societiet Concordia, Gedung di Malang yang Juga Jadi Proyek Bung Karno

    Wali Kota Malang Sutiaji memiliki program prestisius di awal masa kepemimpinannya. Yakni mengembangkan Malang City Heritage (MCH) yang akan menjadi ikon wisata di kota dingin ini. Caranya dengan mengembalikan jejak sejarah bangunan-bangunan lama. Salah s

  • Pembunuh Dua Orang Itu Berprofesi Guru Ngaji, Diduga Ada Masalah Keluarga

    Sebelum ditangkap dan dilumpuhkan, Matal (48) warga RT 02 RW 02 Bangoan yang membabat tetangganya hingga menewaskan dua orang diketahui pernah mengalami gangguan jiwa. Selain itu, Matal yang tiap hari berjualan penthol keliling dan guru ngaji itu diduga

  • Tragis, Pasutri Tewas Ditebas Parang oleh Tetangga

    Pasutri yang diketahui bernama Barno (65) dan Musini (60), warga RT 02 RW 02 Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, bersimbah darah dan mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditebas parang oleh tetangganya sendiri, Matal (48).

  • Sebelah Surabaya, UMK di Madura Selisih Rp 2 Juta

    Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 188/665/KPTS/013/2018, Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo secara resmi menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jawa Timur untuk 2019 mendatang.

  • Minim Alat Bukti dan Saksi, Pengungkapan Kasus Pembunuhan Pasutri Campurdarat Buntu

    Sudah sepekan lebih dugaan pembunuhan Pasangan suami istri (Pasutri) Didik (56) dan Suprihatin (50) warga Ngingas Campurdarat Tulungagung, belum juga terungkap.

  • Hotman Paris Akan Bantu Baiq Nuril Selesaikan Kasus Hukummya

    Kasus yang mendera guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril tampaknya mengundang simpati dari pengacara kondang Indonesia, Hotman Paris Hutapea. Pengacara kondang Indonesia ini siap membantu guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril yang menjadi korban pelece

  • LSM Laporkan Guru Pelaku Pencabulan Murid ke Polisi

    Kasus pelecehan seksual yang dialami oleh salah satu siswi SMPN di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, oleh oknum guru menjadi viral. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sahabat Perempuan dan Anak (Sapuan) pun turun tangan dan melaporkan kasus ini ke kepol

Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top