Kualitas Bangunan Jalan Tembus Krapyakrejo Rp 4,4 M Memprihatinkan

Seorang pekerja proyek jalan tembus Krapyakrejo.
Seorang pekerja proyek jalan tembus Krapyakrejo.

PASURUANTIMES – Pembangunan jalan tembus Krapyakrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, menuai protes. Kualitas bangunan penahan dinding jalan sepanjang 1.200 meter tersebut sangat memprihatinkan.

Proyek senilai Rp 4,4 miliar yang dikerjakan PT Konstruksi Indonesia Mandiri, Kepanjen, Malang, kualitasnya di bawah standar. Dinding penahan jalan diyakini tidak dapat bertahan lama akan ambruk.

“Secara kasat mata, kualitas bangunannya sangat jelek, campuran semen dan pasir tidak sesuai. Sehingga tidak akan bertahan lama sudah ambrol,” kata Sutirta, Anggota Komisi III DPRD Kota Pasuruan.

Menurut dia, dinding penahan jalan akan menjadi penopang badan jalan. Namun dengan kualitas yang buruk, akan berdampak pada ketahanan aspal badan jalan.

“Fungsi pengawas pekerjaan tidak berjalan. Konstruksi bangunan itu harus dilakukan perbaikan,” tandasnya.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Pasuruan Akung Nojanto Sodiq Nuch mengakui buruknya kualitas bangunan jalan tembus tersebut. Pihaknya sudah meminta agar pelaksana proyek membongkar dan membangun kembali sesuai dengan ketentuan.

“Cukup jelek kualitas bangunannya. Kami sudah meminta untuk di bongkar dan diperbaiki,” kata Akung.

Pembangunan jalan tembus tersebut sangat diharapkan masyarakat. Bahkan lebar jalan yang semula hanya 2,5 meter, ditingkatkan menjadi 5 meter,” jelas Akung. (*)

 

Pewarta : Arisandi Pasuruantimes
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Pasuruan TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top