Upeti Wali Kota Pasuruan Disinyalir Mengalir ke Anggota Dewan

Banner liar yang berisi peringatan kepada pelaku korupsi.
Banner liar yang berisi peringatan kepada pelaku korupsi.

PASURUANTIMES – Kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret Wali Kota Pasuruan disinyalir bakal merembet ke sejumlah anggota dewan. Ini menyusul beredarnya informasi yang menyebut uang upeti tersebut juga mengalir ke anggota dewan.

Aliran dana yang berasal dari rekanan pelaksana proyek ini diduga sebagai kompensasi atas paket proyek menjadi jatah sejumlah anggota dewan. Selain fee proyek, dana tersebut merupakan hasil “jual beli” paket proyek.

Bagi-bagi jatah proyek ini sudah menjadi tradisi yang digawangi Trio Kwek Kwek sejak 2016 lalu. Bahkan pada tahun 2017 lalu, sempat beredar daftar bagi-bagi proyek Pemkot Pasuruan untuk anggota dewan dan asosiasi pelaksana proyek.

“Ada saksi yang dipanggil KPK mengaku memberikan uang kepada anggota dewan. Uang itu dikoordinir untuk beberapa anggota dewan sebagai kompensasi paket proyek,” kata seorang sumber Jatimtimes.com.

Pengakuan ini mengingatkan atas beredarnya banner liar yang terpasang di sejumlah sudut kota beberapa hari pasca OTT terhadap Wali Kota Pasuruan, Setiyono. Banner yang berisi pesan peringatan itu berbunyi #tijitibeh, mati siji mati kabeh. Jangan sok bersih deh.

Meski hanya terpasang kurang dari 1x24 jam, pesan ini seolah menyatakan bahwa pelaku tindakan korupsi tersebut melibatkan banyak orang. Namun yang menjadi tumbal hanya empat orang saja.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Ismail Marzuki, mengaku tidak tahu menahu dugaan aliran dana upeti kepada sejumlah anggota dewan. Karena jikapun ada anggota dewan yang terlibat, hal itu sudah urusan pribadi dan tidak menyangkut kelembagaan yang dipimpinnya.

“Saya pernah dipanggil KPK sebagai saksi. Sudah saya sampaikan bahwa di DPRD hanya menyangkut mekanisme penganggaran kegiatan Pemkot Pasuruan. Sehingga tidak ada keterkaitan dengan penindakan dugaan korupsi tersebut,” kata Ismail Marzuki.

Pewarta : Arisandi Pasuruantimes
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Pasuruan TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top