Bawaslu Ajak Masyarakat Jadi Pengawas Partisipatif Pemilu

Sosialisasi pengawasan pemilu.
Sosialisasi pengawasan pemilu.

PASURUANTIMES – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan Pemilu 2019 mendatang. Pengawasan partisipatif ini sebagai upaya mewujudkan pemilu yang demokratis dan berintegritas.

“Kami mengajak organisasi masyarakat untuk berperan aktif melakukan pemantauan dan pengawasan pemilu. Pengawasan yang baik ini diharapkan dapat menghasilkan pemilu yang demokratis dan pemimpin yang amanah,” kata Aang Khunaifi, Komisioner Bawaslu Jatim, pada Sosialisasi Pengawasan Partisipasi Pemilu 2019.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat ini juga sebagai upaya pendidikan kepemiluan di masa mendatang. Para pemantau ini juga berkewajiban melaporkan hasil pemantauannya kepada Bawaslu untuk dilakukan evaluasi.

Titin Wahyuningsih, koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar-Lembaga Bawaslu Kabupaten Pasuruan, menyatakan, pada Pilkada 2018 lalu, terdapat empat ormas yang mendaftarkan sebagai pemantau pemilu. Pihaknya berharap pada Pemilu 2019 terdapat lebih banyak lembaga yang berperan aktif dalam pemantauan pemilu.

“Personel pengawas di Bawaslu Kabupaten Pasuruan hanya sekitar 6.000 orang. Jumlah ini sangat kecil jika dibandingkan jumlah pemilih yang mencapai lebih dari 1 juta jiwa,” kata Titin.

Karena itu, keberadaan lembaga pemantau pemilu akan membantu pengawasan dan menghasilkan pemilu yang demokratis. (*)

Pewarta : Arisandi Pasuruantimes
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Pasuruan TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top