Kemendagri Terus Bina Ormas, yang Radikal “Dibinasakan”

Sosialisasi dan pembinaan ormas.
Sosialisasi dan pembinaan ormas.

PASURUANTIMES – Kemendagri terus melakukan pembinaan dan penguatan terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas). 

Pembinaan ini dilakukan agar ormas tetap dalam fungsi utamanya berkontribusi dan membantu pemerintah menyejahterakan masyarakat.

Menurut Direktur Ormas, Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Lutfi TMA, hingga saat ini jumlah ormas yang terdaftar mencapai 400.000. 

Pihaknya secara terus menerus melakukan pembinaan sekaligus menangkal munculnya ormas radikal yang bertentangan dan ingin merongrong NKRI.

"Jumlah ormas di Indonesia hampir 400.000. Kami terus hadir memberikan pembinaan dan penguatan terhadap ormas-ormas," kata Lutfi TMA, pada Sosialisasi Undang-undang Ormas kepada Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) di Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Lutfi mengatakan, selain memberikan kritik pada pemerintah, ormas harus berkontribusi pada pembangunan. 

Jika dulu ormas berjuang demi kemerdekaan bangsa, ekarang ormas harus berjuang membantu pemerintah menyejahterakan masyarakat.

“Indonesia ini negara majemuk dan beraneka-ragam, tetapi NKRI sudah final. Kalau ada ormas yang radikal, atau menyalahi undang-undang ya harus ditindak tegas," tandas Lutfi.

Ketua Umum Ikatan Pesantren Indonesia (IPI), KH Zaini Ahmad, mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan Kemendagri.

Ia menegaskan IPI sebagai ormas siap berkontribusi kepada pemerintah demi menyejahterakan rakyat dan tetap memberikan kritik pada pemerintah jika kebijakannya tak memihak pada rakyat.

"Soal nasionalisme, santri dan kiai pesantren sudah pasti akan mempertahankan NKRI," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron menyakini bahwa IPI  yang beranggotakan kyai dan santri tak perlu diragukan nasionalismenya.  Kiai dan santri pasti akan menjaga dan membela negara.

"Kiai dan santri pasti nasionalis, pasti menjaga NKRI," tandasnya.

Pewarta : Arisandi Pasuruantimes
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Pasuruan TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top