Varietas Agri Gardina 45, Cara Baru Santap Mangga Ala Pisang

Peneliti kebun percobaan Cukurgondang menunjukkan mangga pisang.
Peneliti kebun percobaan Cukurgondang menunjukkan mangga pisang.

PASURUANTIMES – Mangga alpukat atau mangga gadung klonal 21 sudah begitu kesohor di negeri ini. Mangga yang bisa dipotong dan disendok seperti alpukat ini menjadi primadona bagi penyuka buah mangga.

Pun demikian mangga varietas agri gardina 45 yang dikenal dengan sebutan mangga pisang. Sesuai namanya, cara menyantapnya pun layaknya buah pisang. Kupas kulitnya dengan tangan dan telan daging buahnya.

Dua varietas unggulan ini merupakan inovasi Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Kebun Percobaan (KP) Cukurgondang di Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Meski berada di pelosok desa, KP Cukurgondang merupakan KP untuk varietas mangga terbesar nomor dua di dunia, setelah India.

Karsinah,  peneliti pemuliaan mangga di Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika KP Cukurgondang menyebut, varietas mangga pisang ini dipublikasikan pada tahun 2014. Sedangkan varietas mangga alpukat dipublikasikan pada 2016.

Menurut dia, mangga pisang ini merupakan hasil persilangan mangga arumanis dan saigon, mangga dari India. Mangga pisang yang mulai populer bagi penyuka mangga ini bentuknya sama seperti mangga pada umumnya namun ukurannya lebih kecil.

Warnanya yang menarik karena ada perpaduan warna mangga arumanis yang hijau dan mangga saigon yang berwarna merah. Butuh 12 tahun untuk bisa menyilangkan mangga arumanis dan mangga saigon. "Yang membedakan adalah cara memakannya yang seperti buah pisang," kata Karsinah.

Mangga pisang ini sangat cocok untuk dikembangkan di kebun perkotaan dan agrowisata. Pohonnya tidak terlalu besar dan daunnya sangat lebat. Selain mudah, perawatannya juga cepat berbuah.

Di Kebun Percobaan Cukurgondang hingga saat ini terdapat sekitar 400 varietas mangga berbagai jenis dan bentuknya. Para peneliti melakukan riset dan persilangan varietas yang ada menjadi varietas baru. Sejumlah teknologi diterapkan dalam uji coba persilangan untuk mendapatkan varietas mangga unggulan.

Sejak 1984, kebun percobaan ini sudah melepas 16 varietas ke publik. Tiga varietas yang dipublikasikan tahun 1984 yakni yakni golek 31, manalagi 69, dan arumanis 143. 

Tahun 2002, ada tujuh varietas yang dipubliasikan. Di antaranya adalah kraton 119, marifta 01, sala 250, ken layung, dugur 141, manggasari 243, dan gayam 315.

Tahun 2009, ada empat varietas yang dilepas, yakni garifta orange, merah, juning dan gading. Tahun 2014, ada agri gardina 45, satu varietas yang dilepas. Tahun 2016 juga ada satu varietas yang dilepas, yakni gadung 21. (*)

Pewarta : Arisandi Pasuruantimes
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Pasuruan TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top