Empat Orang Penyebar Hoax Perampokan Bank BCA Pandaan Ditangkap Polisi

Pelaku penyebar hoax ditangkap polisi.
Pelaku penyebar hoax ditangkap polisi.

PASURUANTIMES – Ini peringatan bagi yang suka usil menyebarkan berita bohong (hoax). Meski hanya sekedar share informasi, namun jika ternyata membuat keresahan masyarakat maka ia akan berurusan dengan hukum.

Seperti yang dialami empat orang penyebar hoax perampokan Bank BCA Pandaan, Rabu 9 Januari lalu. Empat orang ini dengan mudahnya menyebarkan informasi tanpa mengecek kebenarannya ke sejumlah layanan media sosial (medsos).

Dalam tempo sekejap, berita bohong ini bak menjadi bola salju dan menjadi perbincangan di masyarakat luas. Sehingga menimbulkan keresahan bahwa keamanan di Kabupaten Pasuruan tidak terjaga.

“Informasi hoax yang disebar pelaku ke grup-grup medsos telah menimbulkan keresahan masyarakat. Ini harus menjadi pelajaran agar tidak mudah menyebar informasi yang belum tentu benar,” kata Waka Polres Pasuruan, Kompol Supriyono dalam keterangan pers.

Menurut Kompol Supriyono, tim cyber Polres Pasuruan bergerak cepat menelusuri penyebaran kabar hoax tersebut. Sebanyak empat orang berhasil ditangkap karena menyebarkan berita bohong.

Para pelaku tersebut yakni Didik Supriyanto, 29, warga Kalianyar, Bangil, Eko Prasetyo, 29, warga Pogar, Bangil, Abdul Mahruf, 29, warga Gununggangsir, Beji dan Abdul Rosid, 36, warga Omben, Sampang.

“Saya menyesal telah menyebar informasi yang ternyata salah. Saya meminta maaf karena telah membuat keresahan masyarakat,” kata Eko Prasetyo.


Akibat perbuatannya, para pelaku ini melanggar Undang-undang ITE dan diancam pidana 2 tahun penjara.

Pewarta : Arisandi Pasuruantimes
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Pasuruan TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top