Tradisi Unik dan Aneh Beberapa Suku di Dunia, di Indonesia Ada?

Remaja Suku Satere-Mawe menari dengan menggunakan sarung tangan berisi semut peluru. (Sidul Tube)
Remaja Suku Satere-Mawe menari dengan menggunakan sarung tangan berisi semut peluru. (Sidul Tube)

PASURUANTIMES, MALANG – Tradisi merupakan suatu budaya yang sudah ada sejak dahulu, yakni zaman nenek moyang, dan berlangsung turun-temurun. Hampir setiap daerah di muka Bumi memiliki tradisi yang berbeda-beda. Mulai yang unik hingga bisa dibilang aneh.

Saking anehnya, kita sering dibuat geleng-geleng kepala. Bahkan hingga menganggap tradisi tersebut sangat menyeramkan. 

Chanel youtube Sidul Tube membagikan informasi seputar delapan tradisi paling unik dan tidak masuk akal di dunia. Mau tahu tradisinya seperti apa? Langsung saja kita bahas.

1. Tradisi Memanjangkan Leher  

Di Thailand ada sebuah suku bernama Karen. Suku tersebut memiliki sebuah tradisi yang sangat unik. 

Suku tersebut berada di bagian utara dan tengah Thailand. Jika ke sana, Anda akan bertemu dengan para kaum wanita berleher panjang. Leher panjang tersebit bukanlah sebuah kelainan genetik, tetapi karena tradisi mereka yang membuatnya menjadi panjang. 

Tradisi tersebut adalah pemasangan cincin yang melingkar di leher sejak usia 5 tahun. Cincin itu akan terus bertambah seiring dengan berjalannya usia. 

Panjang leher wanita di sana sangat berpengaruh terhadap kecantikan. Cincin itu akan mereka gunakan seumur hidup dan tidak boleh dilepas.

2. Mayat untuk Burung

Menjadi negeri yang memiliki dataran tinggi terbesar di dunia,  Tibet mendapat julukan sebagai Negeri Atap Dunia. Sebagai atap dunia, Tibet memiliki sebuah suku beragama Buddha. Mereka tinggal di pengunungan yang keras.  Saking kerasnya, tidak ada tanah yang lembut. 

Hampir keselurahan permukaannya diliputi batu, salju, atau air batu. Karena keadaan geografis tersebut, di sana tidak ada tanah perkuburan. 

Uniknya, tradisi dalam suku ini, jika ada yang meninggal, mereka akan memberikan mayatnya untuk dimakan burung. Selain kondisi geografis, dengan cara itu, mereka percaya roh dari mayat yang meninggal tersebut akan kekal di gunung.

3. Mengikat Kaki