Bawa Perempuan Lain Masuk ke Rumah, Oknum PNS Dinas Perhubungan Banyuwangi Digerebek Istrinya

Bhabinkamtibmas mengarahkan WAP dan Ld untuk masuk ke mobil petugas Unit PPA Polres Banyuwangi
Bhabinkamtibmas mengarahkan WAP dan Ld untuk masuk ke mobil petugas Unit PPA Polres Banyuwangi

PASURUANTIMES, BANYUWANGI – Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Perhubungan Banyuwangi berinisial WAP (30), digerebek istrinya, DY (30), Jumat (1/2/19). WAP saat itu sedang berduaan dengan seorang perempuan berinisial Ld, di dalam rumah yang berada di Perumahan Villa Bukit Mas Blok TT-05, Giri, Banyuwangi. Keduanya digerebek di rumah WAP sekitar pukul 13.00 WIB.

Keterangan, DY, sekitar pukul 12.00 WIB, dirinya mendapatkan kabar dari seorang warga yang menginformasikan ada perempuan yang datang ke rumahnya. “Dia (warga) bilang ada cewek masuk ke sana, wajahnya ditutupi, terus suami buka pagar, terus ceweknya masuk,” kata DY, usai penggerebekan.

Mendapatkan kabar itu, DY langsung menghubungi kakaknya. Kemudian DY dan kakaknya melaporkan hal itu ke polisi. Sekitar pukul 13.00 WIB, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan/Kecamatan Giri datang ke tempat itu.

Setiba di tempat itu, lanjut DY, petugas langsung memanggil suaminya yang berada di dalam rumah. Cukup lama suaminya tidak kunjung keluar. Saat keluar, menurut DY, suaminya terlihat santai. “Saat ditanya ada siapa di dalam? ada temenku. Masak iya sih, ada orang yang statusnya masih punya istri bawa cewek masuk meskipun itu teman,” ungkapnya.

Dia menyebut, awalnya dia ingin menyelesaikan itu secara baik-baik. Namun ternyata malah kisruh dan orang yang berada di dalam rumah itu berkilah. Namun di dalam rumah itu, kata dia, ditemukan bukti berupa bekas sperma dan darah di tisu.

DY, mengaku dirinya memang sudah 5 bulan tidak tinggal di rumah itu. Penyebabnya, suaminya sudah sering kali ketahuan selingkuh. Sejak keluar dari rumah itu, dirinya sudah sering mendapatkan kabar suaminya sering memasukkan perempuan lain ke rumah itu. Namun selama ini dia tidak menggubris. “Saya minta cerai tapi malah saya yang disuruh ngurusi,” kata perempuan berhijab ini.

Keterangan Bhabinkamtibmas Kelurahan Giri, Aipda Ponidi, awalnya pihaknya mendapatkan laporan. Selanjutnya, dia datang ke lokasi bersama Babinsa. Setiba di sana, pintu pagar rumah dalam keadaan ditutup, namun pintu depan dibuka. “Kita panggil lama keluar,” jelasnya.

Setelah WAP keluar, DY masuk ke dalam rumah dan Ld diketahui berada di kamar mandi. Selanjutnya pihaknya menghubungi unit PPA Polres Banyuwangi. Saat dicek, sprei dalam keadaan acak-acak. “Di depan kamar mandi ada tisu basah yang kemungkinan diperkirakan dari sperma. Pengakuan WAP, itu spermanya, tapi bukan hasil hubungan,” ujarnya.

Setelah petugas PPA Polres Banyuwangi tiba, WAP, Ld, dibawa Ke Polres Banyuwangi. DY juga diminta petugas untuk datang ke Polres. Tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut WAP dan Ld.

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top