Inilah Sosok Wanita Jaringan Mami Eko Bertarif 2 Juta Yang Ditangkap Saat "Kikuk-Kikuk"

Wanita Jaringan Mami Eko, FSR / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Wanita Jaringan Mami Eko, FSR / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

PASURUANTIMES, TULUNGAGUNG – Sosok FSR (24) yang terjaring dalam jaringan Eko Tri Cahyono (30) alias Mami Eko dikenal teman-temannya sebagai pemandu lagu freelance. Namun meski berstatus freelance, FSR sering terlihat di salah satu Cafe sebut saja R. Bahkan, diantara teman yang seprofesi dengannya, FSR identik dengan sebutan purel Cafe R. "Saya kenal, dia juga seorang SPG (Sales Promotion Girl) freelance yang saya tahu dan pernah saya tahu dia di Cafe jadi dancer," ungkap Tin (initial) saat dikonfirmasi

Meski tahu banyak tentang FSR, Tin tidak mau membahas yang bersifat pribadi, alasannya para pemandu lagu punya kisi-kisi sendiri dalam menjalani profesinya. "Yang mau di BO (Booking Out) ya hak mereka, tapi maaf saya yang pribadi tidak mau membahas," tegas Tin.

Sementara itu, sumber lain CA (samaran) lebih tegas mengungkapkan jika FSR adalah pemandu lagu yang bisa di BO. Bahkan, CA memberikan salah satu foto FSR pada awak media dan memastikan bahwa FSR adalah jaringan mami Eko. "Saya tahu dia (FSR) masuk jaringan Mami R (Eko), dia memang yang tertangkap basah di hotel," tambah CA

Kata Mami R lebih dikenal daripada Mami Eko untuk sebutan di kalangan pemandu lagu. Kata R adalah sebutan nama kafe yang berada di kawasan Tulungagung dan disanalah sering terlihat Eko dan FSR nongkrong.

Seperti diketahui, meski FSR hanya menjadi obyek untuk mendapatkan keuntungan dari Mami Eko, status FSR sebagai korban dan berstatus saksi. Setelah ditangkap di hotel, polisi telah meminta keterangan dan barang bukti dari wanita bertarif 2 juta itu.

Barang bukti yang ditinggal di penyidik UPPA Polres Tulungagung di antaranya celana dalam warna coklat, dan BH warna hitam, uang dua juta serta empat unit handphone. "Sejumlah barang bukti yang terkait dengan dugaan tindakan perbuatan tersangka ini kita amankan," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar.

Barang bukti yang diamankan untuk menjerat tersangka Eko Tri Cahyono alias Mami Eko (30) warga Dusun dusun Sawahan RT 004 RW 001 Desa Sidorejo Kecamatan Kauman.

Tofik Sukendar mengungkapkan Eko ditangkap pada hari Selasa (29/01) lalu sekira pukul 23.30 wib di salah satu hotel di Tulungagung.

Saat ditangkap, seorang PSK bernama FSR (24) sedang melayani pemesannya yang bernama RDT (38) yang diketahui merupakan warga Desa Gesikan Kecamatan Pakel. Mereka melakuan perbuatan cabul di kamar 121. "Kita langsung menuju kamar 121 dan ternyata ada dua orang yang patut diduga melakukan pencabulan," ungkap Tofik.

Ternyata benar di kamar tersebut ada dua orang lain jenis yang telah melakukan cabul, dan setelah diinterogasi ternyata prianya membayar untuk dapat berduaan dengan wanitanya kepada Mami Eko sebesar dua juta rupiah. "Kita amankan mami yang menjadi mucikari dan sejumlah barang buktinya. Meski transaksi melalui media sosial, namun ini bukan jenis prostitusi online. Mereka hanya terhubung lewat pesan WA dan bertemu," jelas Tofik.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat menggunakan pasal 296 junto padal 506 KUHP, dan terancam hukuman penjara maksimal 1 tahun 4 bulan. "Meski ancaman hukuman dibawah 5 tahun, tersangka ini tetap bisa kita lakukan penahanan," pungkasnya.

Pewarta : Anang Basso
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top