M Baqir, Penyuap Wali Kota Pasuruan Rp 115 Juta Dituntut Ringan

Terdakwa M Baqir, penyuap Wali Kota Pasuruan.
Terdakwa M Baqir, penyuap Wali Kota Pasuruan.

PASURUANTIMES – Bos CV Mahadir, M Baqir, terdakwa penyuap Wali Kota Pasuruan, Setiyono, dituntut ringan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Baqir yang terbukti memberikan imbalan senilai Rp 115 juta dituntut dua tahun penjara dan denda Rp 50 juta.

Jika dibandingkan dengan terdakwa penyuap Wali Kota Blitar, JPU KPK menuntutnya tiga tahun penjara dan denda Rp 200 juta.

JPU KPK, Amir Nurdianto, menyatakan, penentuan ancaman hukuman tersebut didasarkan pada bukti-bukti dan fakta selama persidangan. Terdakwa M Baqir juga telah mengakui perbuatannya dengan memberikan Rp 115 juta sebagai imbalan proyek PLUT yang dimenangkannya.

“Tuntutan ini sudah sesuai dengan perbuatan yang dilakukan terdakwa serta bukti dan fakta persidangan,” kata Amir Nurdianto.

Sementara itu, penasehat hukum terdakwa, Suryono Pane, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pledoi atau pembelaan atas tuntutan tersebut. Menurutnya, M Baqir merupakan korban atas sistem yang telah dibuat Wali Kota Setiyono terhadap penentuan proyek-proyek di Kota Pasuruan.

Pewarta : Arisandi Pasuruantimes
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Pasuruan TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top