Prabowo Bersumpah Turunkan Tarif Listrik, Harga Sembako dan Gandakan Gaji Penegak Hukum

Prabowo orasi kebangsaan di depan ulama dan habaib Pasuruan.
Prabowo orasi kebangsaan di depan ulama dan habaib Pasuruan.

PASURUANTIMES – Calon Presiden Prabowo Subiyanto bersumpah dihadapan ulama dan habaib untuk menjadikan rakyat Indonesia makmur dan berkeadilan. Jika terpilih sebagai Presiden RI, ia akan menurunkan tarif listrik dan sembako. Gaji aparat penegak hukum, hakim, jaksa dan polisi dinaikkan jika perlu dilipatgandakan.

“Kami sudah menghitung kekayaan bangsa yang lari keluar negeri. Saya akan turunkan tarif listrik, harga makanan, setelah berkuasa. Petani harus makmur, harga gabah harus tinggi dan kita mampu swasembada pangan,” kata Prabowo saat orasi kebangsaan di kediaman KH Abdullah Siraj, majelis keluarga Ponpes Sidogiri, Kabupaten Pasuruan.

Dalam hal memperoleh keadilan, kata Prabowo, para hakim, jaksa dan polisi gajinya akan di perbaiki dan jika perlu akan dilipatgandakan. Sehingga mereka tidak tergiur dan melakukan korupsi karena gajinya sudah bagus.

"Untuk membayar mereka ini ya dari uang yang bocor Rp 1.000 triliyun per tahun. Yang bocor-bocor ini akan saya tutup,” tegas Prabowo.

Pada kesempatan tersebut Prabowo juga bersaksi tidak ada niat sedikitpun mencari kekayaan pribadi, kerabat atau kelompoknya dalam pencalonannya sebagai Presiden RI. Ia ingin menyelamatkan masa depan negara dengan cara mengembalikan kekayaan negara ke tangan rakyat.

“Sayan tidak rela rakyat menjadi kacung dan pelayan bangsa lain. Saya akan terus berjuang untuk rakyat. Saya siap hadapi badai, fitnah, siap mati membela rakyat. Saya ingin mengabdikan sisa hidup saya, untuk rakyat dan bangsa,” tandasnya.

Sementara itu, Habib Abubakar Hasan Assegaf menitipkan pesan agar Prabowo benar-benar mewujudkan bangsa Indonesia yang adil dan makmur dan menjadi penguasa yang adil. Karena tabiat rakyat tergantung tabiat pemimpinnya.

“Prabowo adalah capres yang dipilih ulama. Agama akan kuat dan lestari jika didukung kekuasaan yang mapan. Kekuasaan yang mapan harus didukung tentara yang kuat dan ditopang pendukung radikal dalam arti ramah, terdidik dan berakal,” kata Habib Abubakar.

Pewarta : Arisandi Pasuruantimes
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Pasuruan TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top