Dewan Kesenian Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Sangsikan LKPJ Bupati Pasuruan

Atraksi seni budaya
Atraksi seni budaya

PASURUANTIMES – Dewan Kesenian Kebudayaan Kabupaten Pasuruan (DK3P) angkat bicara terkait penyampaian Laporan Keterangan Pertannggungjawaban (LKPJ) Bupati Pasuruan tahun anggaran 2018. DK3P menyangsikan uraian keberhasilan Pemkab Pasuruan dalam menyelenggarakan urusan kebudayaan.

Ketua DK3P, Ki Bagong Sinukerto menyatakan keheranannya atas paparan Bupati Pasuruan di sidang paripurna DPRD yang menyebut kinerja pelayanan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan atas urusan kebudayaan menunjukkan indikator membaik. Jumlah kelompok kesenian tradisional dan penyelenggaraan event seni budaya terus tumbuh berkembang.

“Pelaku kesenian dan kebudayaan hanya menjadi anak tiri, bahkan cenderung dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu. Aspirasi dan kepentingan untuk pelestarian kebudayaan tidak pernah di akomodir,” kata Ki Bagong Sinukerto.

Menurut Ki Bagong, berbagai even yang diselenggarakan DK3P selama ini dilakukan secara swadaya. Kalaupun ada even kesenian yang didanai Pemkab Pasuruan, cenderung di manipulatif dan di eksploitasi.

“Pelaku kesenian menjadi bahan untuk dimanfaatkan oleh kepentingan tertentu. Biaya penyelenggaraan di mark up, yang diterima pelaku kesenian dan pertanggungjawabannya berbeda berkali lipat,” tandasnya.

DK3P mendesak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan membeberkan fakta keberhasilan penyelenggaraan urusan kebudayaan tersebut. Data tersebut akan dikomparasikan dengan fakta pelaku kebudayaan yang selama ini bekerja secara swadaya.

Pada LKPJ 2018, Senin 1 April lalu, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menyatakan, anggaran belanja langsung Disparbud yang dialokasikan untuk urusan kebudayaan sebesar Rp 7,521 miliar dan terealisasi Rp 6,695 miliar.

Kinerja pelayanan urusan kebudayaan diukur dengan indikator jumlah kelompok kesenian meningkat dari 419 kelompok pada tahun 2017 menjadi 425 kelompok pada tahun 2018. Jumlah penyelenggaraan even seni dan budaya juga meningkat dari 17 even menjadi 18 even.

Pewarta : Arisandi Pasuruantimes
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Pasuruan TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top