Minim Alat Bukti, Polisi Kesulitan Ungkap Misteri Mayat dalam Koper Tanpa Kepala

Jasad Budi Hartanto dipulangkan ke Kediri usai diotopsi di RS Mardi Waluyo Kota Blitar
Jasad Budi Hartanto dipulangkan ke Kediri usai diotopsi di RS Mardi Waluyo Kota Blitar

PASURUANTIMES, BLITAR – Polisi masih kesulitan dalam mengungkap kematian Guru honorer asal Mojoroto Kota Kediri, Budi Hartanto (28). Kesulitan itu berakar pada minimnya barang bukti dan keterangan saksi.

Namun demikian, polisi hingga kini masih terus memburu terduga pelaku. Diduga motif asmara berada di balik kasus pembunuhan sadis ini setelah penyidik memeriksa saksi dari orang-orang terdekat korban.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono mengungkapkan, minim barang bukti di lokasi tempat ditemukanya jasad dalam koper, di bawah jembatan Karanggondang, Udanawu, Kabupaten Blitar. Di lokasi tersebut hanya terdapat jasad korban dan sebuah koper berwarna hitam. 

"Kami sudah melakukan penelusuran di sekitar lokasi kejadian sejak hari pertama. Mulai dari titik ditemukanya jasad korban hingga ke barat jembatan," ungkap AKP Heri Sugiono, Rabu (10/4/2019).

Sementara belakangan berhembus informasi jika ada beberapa warga yang melihat sebuah mobil Avanza warna silver terparkir agak lama di atas jembatan pada Rabu (3/4/2019) dini hari. Lokasi parkirnya tepat di atas ditemukanya jasad warga Mojoroto, Kota Kediri tersebut.

"Kesaksian warga soal mobil itu telah kami selidiki. Tapi karena situasi gelap, jadi kesaksian itu belum bisa memberi informasi detail terkait dugaan pelaku. Warga hanya bilang mobil platnya bukan AG. Hanya sebatas itu," pungkasnya.

Sebelumnya mayat laki-laki dalam koper menggemparkan warga Blitar. Kondisinya telanjang meringkuk di dalam sebuah koper berwarna hitam dengan bagian kepala terpenggal. Mayat itu pertama diketahui oleh seorang warga yang hendak mencari rumput. Diketahui jasad tersebut merupakan Budi Hartanto (28) seorang guru honorer warga Mojoroto Kota Kediri.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top