10 Pemimpin Negara Terkorup Sepanjang Masa, Siapa Juaranya?

Ilustrasi korupsi (Tribunnews)
Ilustrasi korupsi (Tribunnews)

PASURUANTIMES, MALANG – Seorang politikus yang punya jabatan tinggi disuatu negara seperti kepala negara tentu rentan terhadap godaan korupsi. 

Hal tersebut terjadi karena banyak faktor. Mereka yang tergoda dengan korupsi, memiliki mental yang lemah.

Selain itu, korupsi juga dilakukan karena tingginya biaya politik yang mereka keluarkan atau pun karena mereka ingin memperkaya diri sendiri dengan waktu yang singkat.

Dan bicara masalah kepala negara dan korupsi, MalangTIMES bakal menyajikan daftar kepala negara yang namanya abadi karena melakukan tindak korupsi. 

Lalu siapa saja mereka? Simak informasi yang dirangkum dari channel youtube Daftar5.

1. Joseph Estrada

Pria kelahiran 1937 ini, merupakan Presiden ke 13 Filipina periode 1998 sampai 2001. 

Sebelum berkiprah dalam dunia politik,  Joseph merupakan seorang aktor film yang sudah seringkali main dan mendapatkan penghargaan.

Saat menjadi presiden, ia ketahuan menjarah uang negara sebesar 78 sampai 80 juta dolar atau sekitar Rp 1 triliun lebih. Hingga akhirnya ia dihukum beberapa tahun. 

Namun pada 2007, ia mendapatkan pengampunan tanpa syarat dari Presiden Gloria Macapagal Arroyo.  

2. Arnoldo Aleman

Sebelum menjadi Presiden Nicaragua, dulunya Arnoldo merupakan seorang pengacara. 

Namun sebagai seorang yang mengerti hukum, ia malah melakukan perubahan yang tak patut dicontoh. 

Ia justru melakukan tindak korupsi yang merugikan Nicaragua.

Ia menjadi Presiden Nicaragua pada tahun 1997 sampai tahun 2002. 

Saat ia menjadi seorang presiden, Arnoldo melakukan korupsi senilai 100 juta dolar atau sekitar Rp 1,33 triliun. 

Karena ulahnya tersebut, seperti penggelapan uang, pencucian uang, ia pun akhirnya dihukum selama 20 penjara.

3. Pavlo Lazarenko

Pavlo Lazarenko memang bukanlah Presiden Ukraina.  Ia hanya seorang perdana menteri. 

Meskipun begitu, ia pun ikut terlibat dalam kasus korupsi di negara Ukraina.

Bahkan ia melakukan tindak korupsi hanya dalam waktu singkat ia menjabat. 

Selama setahun ia menjabat, mulai tahun 1996 sampai 1997, ia telah mengkorupsi uang negara sebesar 114 sampai 200 juta dolar atau sekitar Rp 2,33 triliun.

Dan bisa dibayangkan, jika ia menjabat lebih lama lagi, atau menjadi seorang presiden, berapa besar uang yang akan ia korupsi.

4. Alberto Fujiomoro

Pria kelahiran 1938 ini merupakan presiden ke 90 dari negara Peru. 

Ia menjabat mulai dari tahun 1990 sampai dengan 2000. 

Meskipun ia menciptakan sistem ekonomi yang stabil di Peru, namun ia melakukan pemerintahan dengan otoriter dan menyalahgunakannya untuk korupsi.

Ia merupakan warga Peru yang memiliki keturunan Jepang. 

Saat ia terlibat skandal korupsi, ia sempat melarikan diri ke Jepang. 

Saat itu ia sempat membuat pengunduran diri sebagai Presiden, namun pemerintah Peru, tetap ingin memberikan hukuman kepada Fujimoro.

Meskipun ia juga sempat kabur ke Chili, namun ia tetap berhasil ditangkap dan akhirnya di extradisi ke Peru untuk dihukum. 

Selama 10 tahun menjabat, ia telah memakan uang rakyat sebesar 600 juta dolar atau sekitar Rp 8,3 triliun.

5. Jean Claude Duvalier

Pria ini merupakan presiden korup yang berhasil mencuri uang negaranya sendiri, Haiti. 

Ia merupakan presiden ke -30 yang mulai menjabat pada tahun 1971 sampai 1986.

Selama menjadi presiden, ia menyalahgunakan jabatannya untuk mengeruk uang negara dengan jumlah angka  yang cukup fantastis yakni sekitar 300 smaoai 800 juta dolar atau sekitar Rp 11 triliun.

Jean sendiri juga cukup akrab dengan  pemerintah Amerika setelah mendirikan lembaga anti komunis. 

Ia sendiri memiliki gaya hidup yang cukup mewah. 

Bahkan pernikahannya, ia mendapatkan sponsor dari negara sebesar 3 juta dollar.

6. Slobodan Milosevic

Sepak terjang dari presiden Serbia Yugoslavia ini, memang benar-benar gila. 

Selama 11 tahun menjabat, mulai dari tahun 1989 sampai tahun 2000, ia melakukan tindak korupsi yang cukup gila, yakni mengorupsi uang negara sebesar 1 miliar dollar atau sekitar Rp 14,4 triliun.

Uang sebanyak itu, digunakannya untuk kesenangan pribadi dan memperkaya dirinya sendiri. 

Namun aksinya tersebut harus berakhir setelah ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara.

7. Sani Abcha

Saat dipimpin oleh Sani Abcha, Nigeria mengalami berbagai macam permasalahan, termasuk perang sipil.

Mantan presiden Nigeria ini merupakan salah satu presiden terkorup.

Ia menyalahgunakan jabatannya untuk mengeruk keuntungan pribadinya di tengah kelaparan yang melanda negaranya.

Menjabat selama lima tahun, mulai tahun 1993 sampai 1998 ia telah melakukan korupsi sebesar 2 sampai 5 milyar dolar. Jika dirupiahkan sebesar Rp 66, 5 triliun.

8. Mobutu Sese Seko

Mobutu merupakan salah satu pasien terkorup di dunia. Pemimpin yang memimpin Zaire atau saat ini lebih dikenal Kongo ini, telah puluhan tahun berkuasa. 

Bahkan masa jabatannya, lebih lama dari Soeharto yang hanya 32 tahun.

Ia berkuasa mulai tahun 1969 sampai 1997. Selama menjabat sebagai presiden, ia telah mengorupsi uang negara sebasar 5 miliar dollar. Jika dirupiahkan sebesar Rp 66,5 triliun.

9. Ferdinand Marcos

Presiden Filipina yang menjabat pada tahun 1972 sampai tahun 1986 ini jadi presiden yang paling terkorup kedua setelah Soeharto. 

Dalam masa pemerintahannya selama 14 tahun itu, ia memimpin dengan sifat diktator.

Dan uang negara yang ia korupsi untuk kepentingan pribadinya sebesar 5 sampai 10 miliar dollar. 

Jika dirupiahkan uang tersebut benar-benar nilai yang begitu fantastis yakni bernilai Rp 114 triliun.

10. Muhammad Soeharto

Tentunya kalian semua sudah tau, siapa dia. Ya mantan pemimpin yang pernah menjabat sebagai presiden selama 32 tahun di Indonesia.

Bahkan dia juga masuk dalam daftar presiden terkorup di dunia. Dan tentunya hal ini bukan sebuah prestasi yang patut dibanggakan.

Selama menjabat, ia seringkali menempatkan keluarganya dalam jajaran jabatan penting. 

Bahan ia juga memberikan perusahaan-perusahaan besar kepada anaknya.

Diperkirakan ia melakukan tindakan untuk menguntungkan pribadinya sebesar 15 sampai 35 dolar atau sekitar Rp 465 triliun. Wah benar-benar nilai yang sangat fantastis. 
 

 

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top