BKD “Gantung” Nasib 147 Pejabat Pemkot Pasuruan, Surat Penempatan Mutasi Belum Diserahkan

Papan pengumuman mutasi pejabat.
Papan pengumuman mutasi pejabat.

PASURUANTIMES – Geger mutasi 147 pejabat Pemkot Pasuruan terus berbuntut. 

Setelah fraksi-fraksi di DPRD mendesak pembatalan mutasi karena dinilai cacat hukum, kini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Pasuruan “menggantung” surat penempatan pejabat yang di mutasi.

Pada Jumat lalu, beredar pesan berantai yang berisi bahwa pengambilan surat hadap (penempatan sebagai pejabat baru) ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. 

Bahkan hingga saat ini, setelah tujuh hari dilantik, mereka belum mendapatkan kejelasan surat hadap tersebut.

Sementara, para pejabat tersebut sudah bersiap-siap meninggalkan pos lamanya. 

Mereka pun tidak bisa berbuat banyak terhadap pekerjaan yang menumpuk, karena sudah tidak memiliki kewenangan di pekerjaan yang akan ditinggalkan.

“Assalamu'allaikum wr wb.. kepada Yth. Bpk/Ibu Kepegawaian semua OPD mohon diinformasikan bahwa untuk pengambilan surat hadap pelantikan kemarin ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, mohon maaf dan terimakasih,” demikian pesan berantai kepada para pejabat yang dimutasi.

Kepala Bidang Formasi dan Mutasi Pegawai BKD Pemkot Pasuruan, Widyo Susanto mengatakan, surat hadap ini menjadi pegangan bagi pejabat yang dimutasi untuk menempati posisi barunya. 

Menurutnya, surat hadap biasanya diambil para pejabat di BKD keesokan hari setelah dilantik Wali Kota atau Plt Wali Kota Pasuruan.

“Biasanya 1-3 hari setelah dilantik, surat hadap sudah diambil pejabat yang dimutasi. Pernah juga ada yang sampai tujuh hari, seperti saat ini,” kata Widyo Susanto.

Ia mengaku tidak tahu apa yang menjadi penyebab belum diberikannya surat hadap tersebut. 

Namun sepengetahuannya, draf surat hadap tersebut sudah berada di meja Kepala BKD, M Faqih. 

Setelah diberikan tanda paraf, surat hadap tersebut ditanda tangani Sekretaris Kota Pasuruan, Bahrul Ulum.

“Draf surat hadap sudah ada dan selesai. Hanya tinggal menunggu saja untuk diserahkan kepada pejabat yang dimutasi,” katanya.

Pewarta : Arisandi Pasuruantimes
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Pasuruan TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top