Olah TKP Masih Berlangsung, Foto dan Video Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Malang Viral di Medsos

Unggahan foto potongan tubuh korban mutilasi di Pasar Besar Malang. (Foto: Istimewa)
Unggahan foto potongan tubuh korban mutilasi di Pasar Besar Malang. (Foto: Istimewa)

PASURUANTIMES, MALANG – Penemuan potongan tubuh manusia yang diduga menjadi korban mutilasi di area Pasar Besar Malang, hari ini (14/5/2019) langsung menghebohkan dunia maya. 

Foto-foto dan video potongan tubuh hingga proses evakuasinya menyebar di grup-grup percakapan dan juga media sosial (medsos). 

Misalnya di grup Komunitas Peduli Malang (Asli Malang) yang diikuti lebih dari 609 ribu anggota.

Terdapat beberapa unggahan anggota grup yang langsung mendapat respons warganet. 

Misalnya akun milik Hafidzz Muhammad yang mengunggah foto dan video potongan tubuh korban. 

Belum ada garis polisi yang terpasang dalam unggahan itu. 

"Geger, penemuan mayat mutilasi di Pasar Besar Malang," tulisnya.

Juga akun Bayu Doyok Kurniawan yang mengunggah foto-foto evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Unit Inafis Polres Malang Kota. 

"Telah ditemukan seorang mayat korban mutilasi, lokasi di Pasar Besar. Apa ada yang bisa menambahi keterangan?" tulisnya. 

Unggahan-unggahan itu menuai ratusan respons dan puluhan kali dibagikan ulang oleh warganet. 

"Ya Allah, jabang bayi lanang wedok kok mentolo se," tulis akun Isma Isma yang mengungkapkan keheranan karena pelaku tega melakukan mutilasi. 

"Semoga cepat diusut tuntas, pelaku segera tertangkap," tulis akun Mette Arekz Joks. 

Ada juga warganet yang meminta informasi lanjutan sebab merasa kerabatnya hilang selama beberapa bulan terakhir. 

"Kiro-kiro wong endi lor seng dimutilasi? Nyimak sopo ngerti tonggoku, soale wonge ilang wes 2 bulan lebih," tulis akun Ieka Nabil Nabilla. 

Akun Enggar Tyz Caemb justru mengomentari TKP yang penuh sampah. 

"Kok akeh sampah e ngunu ya. Padahal kan nggak gae akses mlakune wong," tulisnya.

 

 

Berdasarkan hasil penelusuran MalangTIMES di lokasi kejadian, korban diindikasikan perempuan. 

Selain itu, terdapat sejumlah tulisan mencurigakan di tembok tempat penemuan potongan-potongan tubuh korban. 

Potongan tersebut tersebar di sejumlah titik, di antaranya di bawah tangga, di pagar, di kamar mandi dan juga di lantai. 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top