Cangkok Kepala Anjing, Operasi Keji Tanpa Obat Bius, sampai Bedah Manusia: Ini Para Ilmuwan Kontroversial Sepanjang Sejarah

Berbagai eksperimen kontroversial di dunia yang menempatkan manusia sebagai kelinci percobaannya. (Ist)
Berbagai eksperimen kontroversial di dunia yang menempatkan manusia sebagai kelinci percobaannya. (Ist)

PASURUANTIMES, MALANG – Sejarah mencatat berbagai peristiwa mengerikan dalam peradaban manusia di berbagai belahan dunia. Peristiwa-peristiwa yang tentunya di luar nalar manusia dan dilakukan juga oleh segelintir manusia lain atas nama ilmu pengetahuan, agama, ideologi serta hal lainnya.

Kali ini, MalangTIMES menyuguhkan beberapa peristiwa keji yang dilakukan oleh para ilmuwan yang meyakini teori-teori kontroversialnya. Teori-teori yang tentunya menjadi catatan  dalam sejarah. Dari penelitian dengan menggunakan manusia dan hewan dengan tidak lazim sebagai kelinci percobaannya.

1. Vladimir Demikhov, Ahli Bedah dari Soviet

Vladimir Demikhov merupakan ahli bedah dari Uni Soviet, kelahiran 18 Juli 1916. Dikenal sebagai ilmuwan pelopor dalam bidang transplantasi organ di tahun 1930-1950. 

Salah satu karya yang membuatnya dikenal luas adalah pencangkokan kepala ke anjing. Demikhov pada tahun 1954 berhasil mencangkok anjing berkepala dua. Cangkok anjing berkepala dua dia lakukan terhadap anak anjing ke leher anjing gembala dewasa. 

Dalam suatu eksperimennya, satu kepala anjing yang dicangkokkan tidak perlu makanan. Soalnya, makanan akan secara langsung mengalir ke leher kepala anjing satunya dari sambungan esofagus.  Hasil eksperimennya adalah anjing berkepala dua ini segera mati karena penolakan jaringan. 

Kegagalan itu tidak membuat Demikhov menyerah. Sepanjang karirnya, tercatat lebih dari 19 anjing berkepala dua yang diujicobanya. 

2. Josef Mengele, Sang Malaikat Kematian

Josef Mengele adalah seorang perwira SS Jerman dan seorang dokter di kamp konsentrasi Auschwitz milik Nazi. Lahir 11 Maret 1911, Mengele merupakan orang paling menakutkan bagi para tahanan Nazi. Dia memiliki kewenangan untuk menentukan siapa yang harus dibunuh dan siapa yang menjadi buruh paksa serta memilih bebas objek eksperimen kejinya.

Dijuluki Malaikat Kematian, Mengele adalah salah satu manusia gila di zamannya. Beberapa eksperimen dengan anak-anak, khususnya yang lahir kembar, terbilang mengerikan. Dipilih acak, dijadikan kelinci percobaan, setelahnya dibunuh dan tubuhnya dibedah 

Di Auschwitz, Mengele secara langsung turun tangan sendiri melakukan berbagai kekejian itu. Misalnya, sebuah operasi terhadap dua anak-anak gipsi dijahit menjadi satu untuk menciptakan kembar siam. Tentunya tanpa bius dan lainnya yang akan menghilangkan rasa sakit. Operasi itu membuat infeksi tangan anak-anak dan menyebabkan kematian.

Mengele pun dengan dinginnya mengoperasi berbagai organ manusia tanpa obat bius. Mengeluarkan isi perut para tahanan untuk kepuasaan yang disebutnya "demi ilmu pengetahuan".

3. Giovanni Aldini, Insipirator Frankenstein

Giovanni Aldini bisa dibilang adalah inspirator terciptanya karya fenomenal Frankenstein dari tangan Mery Shelley. Fisikawan Italia yang lahir di Bologna 10 April 1762 ini dikenal dengan berbagai eksperimennya yang mempergunakan manusia. 

Dipicu konsep galvanisme, eksperimennya sempat membuat masyarakat terkesima. Antara kekaguman bercampur kengerian yang memuncak pada rasa mual yang melihat eksperimennya. Bahkan ada catatan, eksperimen Aldini membuat penontonnya trauma hebat dan akhirnya tewas.

Satu percobaannya terhadap manusia bernama George Forster, seorang tahanan yang digantung. Aldini menerapkan batang konduktor penghantar listrik pada rektum hingga tahanan yang telah mati tersebut mulai meninju udara. Kakinya mulai menendang dan tersentak. Batang yang diterapkan pada wajah membuat mayat itu mengeras dan gemetar. Mata kirinya terbuka. 

Demonstrasi Aldini ini disebut  teknik elektro-stimulasi dengan objek manusia yang meninggal. Sebelumnya, Aldini mempergunakan objek percobaan dari berbagai binatang.

4. Sergei Bruyukhonenko, The Dog Decapitator

Jauh sebelum Vladimir Demikhov, percobaan gila Bruyukhonenko terhadap anjing mengarah pada prosedur pengembangan jantung terbuka. Ia mengembangkan mesin kasar yang disebut autojektor (jantung dan paru-paru mesin). 

Dengan menggunakan mesin primitif ini, Bryukhonenko menjaga beberapa kepala anjing tetap hidup. Pada tahun 1928, ia menunjukkan salah satu kepala di depan penonton. Untuk membuktikan itu nyata, ia memukul-mukul palu di atas meja. Kepala itu tersentak. Ketika mata kepala anjing itu disinari cahaya, matanya berkedip. Dan ketika diberi makan sepotong keju, sisanya segera keluar dari kerongkongan, yang membuat banyak penonton terpukau namun juga jijik dan tidak senang.

5. Andrew Ure 

Andrew Ure, kelahiran Skotlandia 18 Mei 1778, merupakan salah satu orang yang masuk dalam klasifikasi mengerikan. Meskipun banyak prestasi sebagai dokter Skotlandia, dia lebih terkenal dalam percobaan dengan mempergunakan manusia.

Ada empat percobaan yang dilakukan Ure terhadap kelinci percobaannya yang merupakan manusia bernama Forster. Dikutip dari beberapa sumber, percobaan pertama melibatkan insisi di tengkuk Forster. Bagian dari vertebra dihilangkan. Sebuah insisi kemudian dibuat di pinggul kiri. Kemudian potongan dibuat di bagian tumit. Dua batang yang terhubung dengan baterai ditempatkan di leher dan pinggul, yang menyebabkan kejang-kejang tak terkendali.

Batang kedua kemudian ditempatkan di tumit. Sehingga kaki kiri menendang dengan begitu kuat sampai hampir membuat roboh asistennya. 

Percobaan kedua membuat diafragma dari dada yang membuat Forster yang tidak bernyawa terlihat bernapas lagi. Dilanjutkan dengan percobaan ketiga, yakni Ure membuat sayatan di dahi Forster dan memasukan batang bermuatan listrik yang menyebabkan ekspresi wajah  luar biasa.

Saat batang dimasukkan, wajah Forster mulai menunjukkan emosi kemarahan, horor, putus asa, kesedihan, dan mengerikan. Membuat para penonton yang juga dari kalangan dokter pingsan.

Percobaan akhir membuat orang-orang percaya bahwa Forster memang hidup. Potongan juga telah dibuat di telunjuk. Ketika batang itu dimasukkan, Forster mulai mengangkat tangannya dan menunjuk orang-orang di antara para penonton. 

Ure  melaporkan bahwa selama darah Forster tidak dikeringkan, atau lehernya tidak putus, ia yakin ia bisa menghidupkannya kembali. 

6. Shiro Ishii, Iblis dari Jepang

Ishii adalah seorang ahli mikrobiologi dan letnan jenderal Unit 731, sebuah unit perang biologis tentara Kekaisaran Jepang selama Perang Sino-Jepang. 

Ia dilahirkan di bekas Desa Shibayama,  Sanbu di Prefektur Chiba, dan belajar kedokteran di Universitas Kekaisaran Kyoto. Pada 1932, ia memulai eksperimen pendahuluan dalam perang biologis sebagai proyek rahasia militer Jepang. 

Beberapa dari sekian banyak kekejaman yang dilakukan oleh Ishii dan yang lain di bawah komandonya di Unit 731 meliputi: pembedahan makhluk hidup hidup orang (termasuk wanita hamil yang dihamili  dokter). Tahanan dengan kaki diamputasi dan dipasang ke bagian lain dari tubuh mereka. Sejumlah tawanan juga dibuat beku anggota tubuhnya dan dicairkan untuk mempelajari hasil gangren yang tidak diobati. 

Manusia juga digunakan sebagai kasus uji hidup untuk pelempar granat dan nyala api. Tahanan disuntik dengan inokulasi penyakit, dengan disamarkan sebagai program vaksinasi, untuk mempelajari efek mereka. Untuk mempelajari efek penyakit kelamin yang tidak ada obat, tawanan laki-laki dan perempuan sengaja diinfeksi dengan sifilis dan gonore melalui perkosaan, lalu dipelajari. 

Setelah diberikan kekebalan oleh otoritas pendudukan Amerika pada akhir perang, Ishii menghabiskan waktunya dalam penjara untuk kejahatannya dan meninggal pada usia 67 akibat kanker kerongkongan. Karena berbagai ulahnya yang keji,  Ishii dijuluki Sang iblis dari Jepang.

 

Pewarta : Dede Nana
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top