Jangan Asal Klik Link Pinjaman Online, Langsung Blokir kalau Dapat SMS Tawaran

Ilustrasi SMS berisi tawaran pinjaman online.  (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Ilustrasi SMS berisi tawaran pinjaman online. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

PASURUANTIMES, MALANG – Meski sudah jarang digunakan untuk bertukar informasi, layanan short message service (SMS) masih melengkapi fitur di telepon pintar. Selain pesan singkat dari operator seluler terkait transaksi, tak jarang SMS yang masuk berisi promo atau penawaran khusus. Salah satunya yakni pinjaman online yang menyertakan link website tertentu.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing menjelaskan, masyarakat harus makin waspada dengan tawaran-tawaran ini. Dilansir detikfinance, penawaran yang dilakukan oleh layanan financial technology (fintech) atau pinjaman online ilegal makin merajalela. Tak hanya melalui internet, melainkan juga melalui sarana SMS, WhatsApp, hingga media sosial. 

Tongam meminta agar masyarakat tidak tergiur dengan tawaran kemudahan menarik kredit di aplikasi pinjaman ilegal tersebut. "Jangan sampai tergoda untuk pinjam kalau dapat tawaran dari SMS atau dari mana pun. Pasti akan menyesal nantinya. Kalau dapat tawaran di SMS, langsung blokir saja nomornya," kata Tongam.

Jika memang membutuhkan pinjaman, masyarakat pun disarankan untuk terlebih dulu membaca syarat dan ketentuan. Juga terlebih dahulu sebaiknya membaca informasi terkait fintech tersebut, serta mengecek sudah atau belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Misalnya mencari tahu dulu berapa bunga yang akan dibebankan jika terjadi penarikan pinjaman, lalu perhitungan denda jika terjadi keterlambatan," ungkapnya.

Sekadar informasi, layanan fintech ilegal saat ini masih banyak di kalangan masyarakat. Biaya administrasi yang sangat besar, bunga sangat tinggi, dan penagihan yang menggunakan ancaman sangat meresahkan masyarakat. Karena itu, masyarakat diminta untuk menjauhi layanan fintech abal-abal.

 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pasuruantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pasuruantimes.com | marketing[at]pasuruantimes.com
Top