Bupati Pasuruan memulai pembangunan offtake Umbulan.

Bupati Pasuruan memulai pembangunan offtake Umbulan.



Tujuh jaringan distribusi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Kabupaten dan Kota Pasuruan mulai dibangun. Ketujuh offtake yang dibiayai APBN senilai 237 miliar akan mendistribusikan ke kawasan rawan kekeringan di Kabupaten Pasuruan hingga jaringan pipa rumah tangga.

Pembangunan offtake ini ditandai dengan peletakan batu pertama SPAM Umbulan di Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Proyek stategis nasional ini ditargetkan selesai Juni 2019.

Tujuh offtake terdiri dari offtake Gempol dengan kapasitas 1.200 m3, Pleret 1 kapasitas 600 m3, Pleret 2 kapasitas 600m3, Winongan kapasitas 1.200 m3, Beji kapasitas 1.200 m3, Rembang kapasitas 1.200 m3, Pohjentrek kapasitas 1.200 m3.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyatakan apresiasinya terhadap pemerintah pusat kepada Kabupaten Pasuruan. Menurut dia, salah satu persyaratan yang diajukan dalam pelaksanaan proyek SPAM Umbulan adalah pemenuhan kebutuhan air bersih terhadap desa-desa yang setiap tahun terjadi kekeringan.

“Ini merupakan bukti keseriusan Pemkab Pasuruan untuk memberikan manfaat dari proyek SPAM Umbulan kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan. Ini akan menjadi solusi persoalan masyarakat yang selalu mengalami kesulitan air bersih pada musim kemarau,” kata Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

Menurut Bupati Irsyad, ada 23 desa di tujuh kecamatan yang rawan kekeringan di saat musim kemarau. Kawasan ini justru berada tidak jauh dari sumber air Umbulan.

Mirisnya, tujuh kecamatan ini, nyaris kekeringan saat musim kemarau di setiap tahunnya. Padahal, lokasi tujuh kecamatan ini mengelilingi sumber mata air umbulan. (*)


End of content

No more pages to load