Pelaku kejahatan diamankan di Polres Pasuruan.

Pelaku kejahatan diamankan di Polres Pasuruan.



Kerja keras jajaran Polres Pasuruan memberantas pelaku kejahatan dan premanisme patut diacungi jempol. 

Selama kurun 11 hari melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2019, Polres Pasuruan berhasil mengungkap sebanyak 3.061 kasus tindak pidana dan premanisme.

Keberhasilan ini sekaligus menempatkan Polres Pasuruan menduduki urutan nomor 2 terbaik, jajaran Polres se-Jawa Timur dalam hasil ungkap Ops Pekat Semeru 2019, periode 15 - 26 Mei 2019. 

Pelanggaran dan tindak pidana diantaranya meliputi kasus peredaran sabu, curas, curat, prostitusi hingga premanisme.

Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo mengatakan, hasil operasi pekat ini merupakan bukti bahwa Polres Pasuruan siap menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Pasuruan agar tetap aman, damai dan kondusif. 

Tren positif untuk terus mengungkap kasus kejahatan atau pelanggaran pidana akan tetap dipertahankan.

"Kami konsisten untuk terus menegakkan hukum dan menjaga keamanan wilayah,” tegasnya.

Ia menerangkan, operasi pekat Semeru, menjadi ajang pemanasan bagi jajaran Polres Pasuruan untuk menjaga kamtibmas selama momen Hari Raya Idul Fitri mendatang.


End of content

No more pages to load