Kurniawan Kartika Ajie (kanan) ketika menjalani latihan (official Arema FC)

Kurniawan Kartika Ajie (kanan) ketika menjalani latihan (official Arema FC)



Posisi penjaga gawang Arema FC hingga pekan ke 27 di Liga 1 2019 masih sering berganti, hal tersebut dikarenakan kualitas para kiper yang cukup merata. Tampaknya, pelatih masih galau alias belum dapat menentukan sosok yang didapuk sebagai kiper utama.

Tak dapat dipungkiri, penjaga gawang adalah posisi yang vital bagi sebuah tim. Sehingga tak mengherankan ketika banyak tim yang rela merogoh kocek lebih dalam untuk menggaet kiper berkualitas. 

Namun, tidak sedikit pula tim yang mempercayakan posisi penjaga gawang untuk kiper muda. Seperti halnya yang dilakukan Arema FC, yang mempunyai dua kiper muda yakni Utam Rusdiana dan Kurniawan Kartika Ajie. 

Keduanya dinilai memiliki kualitas yang cukup seimbang. Saat ini, tim pelatih hanya tinggal melihat kesiapan salah satu kipernya saat akan menjalani pertandingan.

Didalam tim Arema FC sendiri, Kurniawan Kartika Ajie adalah kiper yang paling banyak mendapatkan menit bermain. Total mantan kiper Timnas Indonesia U-19 era pelatih Indra Sjafri ini mengumpulkan 1170 menit atau bisa dikatakan 13 pertandingan. 

Sementara itu, Utam Rusdiana sendiri mendapatkan 900 menit bermain atau 10 pertandingan. Lalu dua pertandingan sisa dilalui oleh kiper senior Sandi Firmansyah.

Pelatih kiper Arema FC, Yanuar Hermansyah atau yang akrab disapa Begal mengakui bahwa untuk menentukan posisi kiper bisa dilihat ketika persiapan menjelang pertandingan. "Sering saya sampaikan, secara skill semua kiper Arema itu merata. Keputusan siapa yang akan main akan dilihat saat latihan menjelang pertandingan," ujar Begal.

Begal sering memberikan materi latihan pengambilan keputusan untuk menjemput bola. Materi tersebut dianggap urgen, terlebih untuk diaplikasikan dalam suatu pertandingan. Pasalnya, kiper harus segera mengambil keputusan secara cepat sebelum lawan menyergap. 

Selain itu, kesiapan mental bertanding pemain jelang laga yang akan dijalani juga menjadi pertimbangan. "Yang dilihat kondisi terakhir semua kiper jelang pertandingan. Terutama kesiapan mentalnya," tegasnya.

 


End of content

No more pages to load